saya sendiripun tidak pernah membayangkan akan mengambil jurusan yang bertentangan dengan apa yang saya gemari..mungkin ini lah takdir yang sudah digariskan..tidak semua apa yang kita inginkan bisa kita dapatkan..jadi saya mencoba menjalani pendidikan yang membuat saya jenuh dan hampir tidak mengerti semua teori yang telah diajarkan selama 6 semester ini,,tapi yah saya hanya bisa menjalani dan cepat-cepat menyelesaikan pendidikan formal ini demi semua orang yang ingin saya banggakan karena banyak sekali yang telah mereka berikan kepada saya tapi belum sedikitpun saya bisa membalasnya..
saya dilahirkan di Samarinda 19 tahun yang lalu,,tapi ketika umur saya beberapa bulan orang tua saya pindah ke Manado..di Ratatotok lebih tepatnya..disana saya merasakan dibesarkan menjadi anak-anak..karena ketika umur saya sekitar 8 atau 9 tahun saya kembali pindah keSamarinda selayaknya seperti orang asing yang baru datang di kota orang..tetapi baru2 ini saya kembali ke Ratatotok dan bertemu banyak orang disana yang terkejut saya bisa kembali lagi walau hanya sebentar,,mereka semu sangat ramah dan rendah hati sekali menyambut kedatangan saya..seperti terasa dirumah kedua..saya jadi ingat masa kecil saya..yang pernah hilang di Kuala Mati (sungai yang tidak boleh dilewatin karena konon berbahaya menurut orang sana)..suka nyolong mangga, naik Roda (roda yang ditarik oleh sapi biasa digunakan orang bertani), makan-makanan pedas, kalau Lebaran pasti pake baju baru yang bermerk (yaah khas orang manado yang condong bergaya borjuis dan mengutamakan gengsi),..waaahh saya jdai bernostalgia..tapi saya cukup bahagia diumur yang menginjak dewasa ini saya bisa main2 ksana lagi,,yaaahh,,mungkin sekaligus pamitan kepada semua orang disana karena orang tua saya akan pindah semua ke Samarinda dan sekaligus menetap disana..hmm..sangat berat rasanya untuk meninggalkan tempat itu,,tapi ya mau bagaimana lagi,,harus dilakukan demi keluarga itulah alasannya..mungkin ini sedikit cerita dari saya..makasih yah^_^